Selasa, 20 Maret 2012

Puisi 6


DO’AKU UNTUKMU
Karya : Aulia Kurniamulya


Ibu..
Betapa besar jasamu padaku
Kau yang memperjuangkan nyawamu
Untuk melahirkan seorang anak yang akan engkau banggakan kelak
Ibu..
Di dalam satu tetes cucuran keringatmu
Selalu ada bukti perjuangan besarmu
Pelukan hangatmu selalu membuatku tenang, Ibu ..
Ibu..
Peluklah aku erat-erat
Jangan pernah lepaskan pelukan surgamu ini,Ibu..
Aku tak mau kau pergi dariku
Ibu..
Maafkan atas kesalahan-kesalahanku
Yang selalu membuatmu mengangis
Yang selalu membuatmu kecewa
Ibu..
Aku bukanlah anak yang berbakti padamu
Aku tidak patut untuk engkau banggakan
Aku hanyalah seorang anak yang selalu membuatmu kecewa
Ibu..
Marahlah padaku
Hukumlah aku, Ibu ..
Jangan engkau pendam rasa kecewamu karenaku
Ibu..
Kini ku sadar
Bagimana besar marahmu untukku
Itu semua demi kebaikanku
Ibu..
Ampuni aku, Ibu ..
Peluklah aku kembali
Biarkanlah aku menangis di dalam pelukan hangatmu
Ibu ..
Di setiap langkahku selalu ku teringat engkau
Di setiap kata yang ku ucapkan tentangmu
Selalu ada do’a untukmu ..
Ya Allah ..
Sayangilah Ibuku
Ampuni segala dosa-dosanya
Berikan harumnya surga yang engkau janjikan
Ya Allah ..
Panjangkan umur Ibuku
Agar pada suatu hari nanti dia bisa melihat ada cahaya yang bisa membuatku sukses
 Agar dia dapat tersenyum pada anak yang selama ini dibesarkannya
Ya Allah ..
Walaupun kerasnya perjuanganku untuk membahagiakannya
Itu semua tidaklah sebanding
Dengan perjuangannya membesarkanku dari sejak ayunan
Ya Allah..
Aku rela untuk mati
Deminya, Ya Allah ..
Biarkanlah dia bahagia untuk mengganti tangisannya sewaktu dulu..

Minggu, 18 Maret 2012

Puisi 5


 MALAIKAT CINTAKU
Karya : Aulia Kurniamulya


Ada sebuah cerita cinta
Di saat ku remaja
Dimana ku menyukai seseorang
Seorang pangeran di satu sekolah

Andai saja, dia masih sendiri
Pasti ku sangat bahagia
Namun kini ku hanya bisa melihatnya
Tertawa bersama orang lain ..

Namun ku tetap bisa tertawa
Karena dia masih terlihat ceria, tertawa, tersenyum ..
Karena hanya satu yang ku inginkan
Melihat dia bahagia walau bukan karenaku ..

Di setiap malam..
Selalu ku mengukir sebuah mimpi ..
 Bertemu seorang pangeran berkuda putih
Untuk menjemputku menuju istana megahnya
 Namun, akankah seberkas cahaya terang itu melesat di langit malamku?
Akankah pangeranku datang dengan kuda putihnya?
Entahlah..Mungkin ku harus menunggunya..

Dalam doaku..
Aku berharap
Kelak ada satu masa
dimana kita akan dipertemukan
Bukan hanya sesaat saja..

Namun..
Kemana aku harus mencarinya ?
Kemana kaki ini harus ku langkahkan ?
Ku harus tetap berusaha
mencari cinta yang hilang
yang tak tahu akan bersatu atau tidak..
Ku akan terus melangkah
Walaupun melewati derasnya ombak..
Menelusuri lebatnya ilalang..
Ku harus tetap mencari cintamu ..

Aku ingin kau menggenggam tanganku ..
Dan sulit untuk melepaskannya ..
Menemaniku ..
Dan memelukku erat..
Aku ingin kau mengucapkan
kata-kata yang dapat membuatku bahagia..

Aku ingin sekali saja
Dapat bersatu denganmu
Membentuk menjadi sebuah kesucian cinta
yang jernih..
Sebelum ..
Ruhku hilang
Mencari tempat bersemayam
Dan ragaku tak dapat menariknya kembali..
 Aku ingin merasakan kesetiaan darimu
Aku ingin merasakannya
Seperti suami istri yang selalu setia
Dalam senang maupun sedih..

Aku ingin merasakan sebuah arti cinta sejati
Jiwa yang menyatu..
cinta yang enggan memudar..
Tak banyak yang aku inginkan
Aku tak butuh kata-kata
tak butuk rangkaian bunga
Aku hanya ingin..
sebentuk jiwa yang menyatu
karena,
cinta sejati takkan terlepas
meski senja berakhir berganti malam
karena hati yang telah bersatu
hanya alasan kematian untuk memisahkan..
Aku ingin kelak kita kan bahagia..
Membina sebuah keluarga kecil yang suci..
Mempunyai seorang bayi kecil yang lucu ..
Yang akan selalu menghibur kita..

Aku ingin seperti putri-putri dongeng
Yang di dalam kisah akhirnya selalu bahagia
Dengan seorang pangeran cintanya .. 
Mungkin..
Jika semua itu dapat benar terjadi..
Aku akan merasa sangat bahagia
Bagaikan melewati titik akhir perjuanganku saat ini..
Hujan baru saja mampir ke bumi
bau tanah yang masih basah
udara yang semakin dingin karena kabut yang mulai turun
namun ..
aku masih sendiri
masih menanti seseorang yang aku rindukan
hanya dia..
DIA SEORANG . .


Namun kini ku sadar
Kita tak kan pernah bersatu
karena luasnya samudra menjadi penghalang bagi kita
luasnya garis cakrawala membentang memisahkan kita
Kita tak mukin pernah bersatu
karena jika kita bersatu..
akan ada orang yang menderita
Aku hanya tak ingin..
Bahagia di atas penderitaan orang lain

 Aku memang tidaklah bisa
menjadi seorang malaikat yang sempurna
untukmu ..
Namun aku kan berusaha
Menjadi malaikat yang sempurna
Hanya untukmu..
Aku juga tak bisa memberikan seberkas cahaya indah
Untukmu ..
Namun ..
Izinkan aku untuk tetap mencintaimu..
Yang akan selalu mencintaimu
dan akan selalu menyayangimu
 tanpa batas..

Kini aku harus tetap menunggumu cintamu
Yang tumbuh menjadi pohon cinta untukku
 Malam dan siang selalu bergantian menemaniku
untuk menanti kedatanganmu..
 Menantimu tanpa henti
Hanya kilatan cahaya malam
yang sunyi..sepi..
yang selalu setia menungguku..
untuk menantimu …

Apapun yang telah terjadi di antara kita..
Aku akan tetap mencintaimu tanpa batas...
Penantian ini takkan pernah berakhir
Sampai ku menemukan cinta yang ku cari ..
Hingga waktunya tiba
Ku akan tetap menantimu
Aku akan tetap menunggumu
Tetap sebagai seorang Aulia,
Yang akan selalu mencintaimu, selamanya ..

Terima kasih telah memberikan hari- hari yang penuh tawa
Terima kasih telah hadir di hari-hari ku walaupun ku hanya melihatmu dari kejauhan
Terima kasih telah sejenak membuatku lupa akan rasa sakitku...

Do’aku tuk segala yang terbaik bagimu
tentu saja kebahagiaanmu
dan rencana indahmu di hari nanti...

Entah kapan kita akan bertemu lagi
Agar kau bisa memberikan sebuah cinta sejati untukku...

I WILL ALWAYS LOVE YOU FOREVER !!

Rabu, 14 Maret 2012

Puisi 4


 Sahabat
karya : Aulia Kurniamulya
Ceria, sedih dan tawa . .
Selalu kita lalui
Sedih, kecewa dan marah . .
Selalu kita lalui

Sahabat ..
Kau selalu hadir dalam hari-hariku
Yang penuh dengan kesedihan
Kau buat aku selalu tertawa

Sahabat ..
Kita selalu berbagi cerita dalam keceriaan
Jika ku sedih kau selalu ikut ikut sedih
Jika ku bahagia kau selalu ikut bahagia

Sahabat . .
Walaupun aku kesekian orang yang menyayangimu
Tetapi aku ingin . .
menjadi orang pertama di hatimu

Sahabat . .
Kau sebagian dari hidupku
Yang selalu menemaniku
Melewati hari-hari yang kelam juga terang

Sahabat . .
Takkan ada yang bisa menggantimu
Kau lah arti dari kehidupanku
Aku menyangimu, sahabat . .

Puisi 3


 Sebatas Kekuatanku
karya : Aulia Kurniamulya
Tuhan . .
Berikanlah aku kekuatan
Untuk menjalani semua cobaan ini
Tuhan ..
Aku sangat kesakitan saat ini
Sakit Tuhan, sakit sekali
Tuhan ..
Tapi aku rela menerimanya
Karena ku yakin,
Engkau takkan memberikan cobaan
melebihi batas kekuatan kami . .
Tuhan . .
Bantulah aku
untuk melawan sakitnya penyakit ini
Tuhan . .
Aku tak bisa berkata pada ayah dan ibuku
bahwa sebenarnya saat ini aku kesakitan
Tuhan . .
Hanya kepada-Mu lah aku dapat bercerita
Hanya kepada-Mu lah aku memohon
Tuhan . .
Berilah sebuah kekuatan padaku
untuk melawan sebuah cobaan darimu . .

Ayah .. Ibu . .
Adikku . .
Teman-teman . .serta saudaraku
Maafkanlah kesalahanku . .
Jika di suatu saat nanti
Ku pergi meninggalkan kalian
janganlah tangisi aku
karena aku akan menangis pula
Aku pergi . .
bukan berarti ku benci
tapi karena ku menyayangi kalian
Ku tak ingin kalian terbebani karena aku . .
Aku menyayangi kalian semua ..
Sangat menyayangi . .

Sabtu, 25 Februari 2012

Puisi 2

Patahnya Sayap Kupu-kupu
karya : Aulia Kurniamulya 

Kini aku terjatuh . .
Tak tahu entah kemana,
arah yang kan ku tempuh
aku hanya bisa menangis
di pelukan orang yang ku sayang . .

Ingin rasanya ku bangkit,
dari kejatuhanku . .
tapi apalah daya,
aku hanya orang yang selalu berharap,
pada orang di sekitarku

Ayah . . Ibu . .
Bantulah aku untuk bangkit
untuk berada di atas kesuksesan
Kini aku sadar,
kesuksesan adalah suatu kebanggaan

Aku ingin seperti orang lain,
tertawa di atas keberhasilan
Aku ingin seperti kupu-kupu,
yang selalu terbang tinggi,
untuk menggapai apa yang di carinya . .

Wahai kupu-kupu . .
bawalah aku terbang bersamamu,
menyebrangi luasnya bentang samudra,
tersenyum besama bintang-bintang malam,
dan bernyanyi bersama pelangi . .

Wahai kupu-kupu,
Teruslah terbang tinggi,
untuk memacuku menggapai sebuah cita-cita
Agar aku dapat tertawa,
seperti orang lain . .

Mulai sekarang ku kan bangkit,
agar orang lain tahu,
bahwa aku bisa bangun . .
dan tidak selalu jatuh,
seperti kupu-kupu yang sayapnya patah . .

Jumat, 24 Februari 2012

PUISI 1


PINTAKU 
karya : Aulia Kurniamulya

Tuhan, bawalah aku pergi bersamamu
Aku tak tahan lagi di sini
Izinkanlah aku di sisimu, Tuhan ..
agar aku dapat merasakan bagaimana rasa bahagia . .
                Tuhan, ingin ku katakan pada orang-orang
                bahwa aku tak selemah yang mereka pikir
                aku kuat, aku bisa seperti yang lain
                hidup normal tanpa satupun penyakit
Tuhan, aku terima jika aku di takdirkan seperti ini
tapi berikanlah satu malaikat padaku
untuk menemaniku di saat ku terbaring lemah
di saat aku tak bisa melakukan apapun . .
                Tuhan, sudah berapa tetes air mata yang kujatuhkan
                tapi aku terima ini,
                karena aku percaya jika Kau selalu ada di sampingku
                dan menemaniku . .
Tuhan, aku tau kau saat ini sedang melihatku
Kau pun sekarang melihatku,
menulis puisi ini untukmu,
dengan tetesan air mata  . .
                Tuhan, aku ingin mempunyai seseorang di hidupku
                yang bisa menemaniku,
                di saat ku menangis,
                maka berikanlah satu malaikatmu untukku ..Tuhan . .
Setelah itu kau bisa memanggilku kembali ke rumahmu,
untuk menemanimu,
dan melihat orang-orang yang menyakitiku dan menyayangiku,
di atas sana . .
      Tuhan, berilah kebahagiaan pada orang yang menyayangiku
                dan berikan balasan untuk orang yang menyakitiku,
                lalu bahagiakanlah mereka semua
                ini pintaku Tuhan . .